Jakarta, kpu.go.id – Dengan digabungkannya Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 merupakan suatu tonggak sejarah baru dalam berdemokrasi di Indonesia. Pesta demokrasi yang menggabungkan pemilu legislatif, eksekutif dan pemilihan kepala daerah secara serentak di tahun yang sama bagi penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah tantangan yang baru dengan segala dinamika yang mungkin terjadi dan pastinya perlu perencanaan dan antisipasi yang baik pula.

Berdasarkan hal dimaksud KPU RI merasa sangat penting adanya kesiapan dari seluruh jajaran satuan kerja (satker) dari KPU Provinsi/KIP Aceh dengan mengkoordinasikan bersama kesiapan masing-masing dalam menghadapi Pemilu yang akan datang.

Dalam sambutannya Pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI Ilham Saputra menyampaikan, melalui kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pemilu 2019 dan Pemilihan 2020, KPU RI juga berharap dapat menampung masukan dan catatan untuk bekal penyelenggaraan pemilu dan pemilihan berikutnya. "Tentu banyak hal yang perlu kita kaji kembali, peraturan perundang-undangan, peraturan KPU, apakah kita mampu selenggarakan bersamaan," ujarnya saat membuka kegiatan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI melaksanakan Rapat Koordinasi Evaluasi Pemilihan Umum 2019 dan Pemilihan 2020 dengan mengundang 34 (tiga puluh empat) KPU Provinsi Se – Indonesia, acara dilaksanakan di dua tempat terpisah yaitu JW Marriott Hotel dan Ritz Carlton Hotel, pelaksanaan kegiatan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari yaitu 30 Maret s.d 1 April 2021.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta terdiri dari : Peserta KPU RI terdiri dari Anggota KPU, Pejabat Sekretariat Jenderal, Tenaga Ahli di lingkungan KPU RI; Peserta dari satuan kerja (satker) KPU Provinsi/KIP Aceh terdiri dari : Komisioner, Sekretaris dan Kepala Bagian; dan fasilitator dari Akademisi, Ahli dan NGO.

Secara bergantian Pimpinan KPU RI menyampaikan arahan kepada Peserta yaitu Arief Budiman, Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asy’ari, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Viryan, Evi Novida Ginting Manik dan Sekretaris Jenderal KPU RI Bernard Dermawan Sutrisno yang menekankan terkait soliditas antara sekretariat dengan jajaran komisioner agar saling melengkapi dan bekerja sama.

Agar mendapatkan tujuan dari kegiatan rakor, peserta juga dibagi ke dalam enam kelas, yang outputnya memberikan masukan atau rekomendasi atas isu kepemiluan yang pada hari terakhir kegiatan akan dipaparkan bersama-sama dan disampaikan kepada Komisioner KPU RI. (DM)

Posted in Berita on Apr 02, 2021