Palangka Raya - Guna menghadapi gugatan pasca pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020, KPU Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 yang diikuti oleh anggota divisi hukum pengawasan, divisi teknis penyelenggara, divisi perencanaan dan data, divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, parmas dan SDM, kasubbag beserta 1 orang staf bagian hukum dari 14 KPU Kabupaten/Kota se Kalimantan Tengah. Hadir pula Ketua beserta Anggota dan Sekretaris jajaran sekretariat KPU Provinsi Kalimantan Tengah .

"Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan tanggapan terhadap perselisihan hasil Pemilihan sekaligus mengkoordinasikan segala sesuatu yang perlu dipersiapkan terkait dengan gugatan yang telah terdaftar di Mahkamah Konstitusi, ucap Samsul Anam, Kepala Bagian Hukum, Teknis dan Hupmas selaku ketua penyelenggara saat menyampaikan laporan kegiatan saat pembukaan di SwissBell Hotel, Palangka Raya, Kamis (7/1). "KPU Provinsi Kalimantan Tengah sebagai penyelenggara Pemilihan tentunya berupaya siap dengan menyajikan berbagai dokumen yang mendukung/menguatkan tanggapan, alat bukti maupun menghadirkan saksi-saksi apabila nantinya akan diperlukan. KPU harus siap mempertanggungjawabkan pekerjaan yang telah dilakukan dengan benar " Lanjut Samsul.

Dalam rakor ini, masing-masing anggota KPU Provinsi kalimantan Tengah juga menyampaikan arahan dan bimbingan sesuai divisi yang diampu kepada peserta yang hadir. Dan dalam kesempatan ini, Ali Nurdin & Partner selaku konsultan hukum KPU, juga memberikan materi singkat secara daring melalui zoom meeting. (WLN)

Posted in Berita on Jan 08, 2021