Palangka Raya – Mendekati pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang, sosialisasi terus digencarkan ke masyarakat. Kali ini KPU Provinsi Kalimantan Tengah mengundang Lembaga Adat Dayak dan Ketua Paguyuban Kalimantan Tengah yang ada di kota Palangka Raya. Hadir sekitar 20 orang perwakilan dari paguyuban yang telah diundang di Aula RPP kantor KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (16/7). Acara berlangsung dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. KPU Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan sosialisasi berdasarkan tahapan pemilihan yang sedang berlangsung saat ini yaitu tahapan Pemutakhiran Data Pemilih. “Tanggal 15 Juli s/d 13 Agustus 2020 adalah masa coklit (pencocokan dan penelitian). PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) akan datang ke rumah-rumah dalam rangka mencocokan dan meneliti dari data DP4 untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan kita laksanakan” ucap Eko Wahyu Sulistiobudi, Anggota KPU divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM saat membuka acara. Sedangkan Sapta Tjita, Anggota KPU divisi Hukum dan Pengawasan selaku pemateri mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Pilkada tahun ini dilaksanakan dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Semua PPDP yang bertugas harus melakukan rapid test dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) standart yaitu masker, faceshild, dan sarung tangan serta menjaga jarak dengan masyarakat dan tidak berlama dirumah masyarakat jelas Sapta. Dengan diadakannya sosialisasi ini, Sapta berharap kepada peserta yang hadir untuk dapat membantu KPU mensosialisasikan tahapan Pemutakhiran Data Pemilih, agar masyarakat luas dapat berpartisipasi dan terdaftar sebagai pemilih pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020 tanpa rasa cemas, tutupnya.(WLN)

Posted in Berita on Jul 16, 2020