Palangka Raya, KPU Kalteng.go.id - Kamis 16 Juli 2020, Komisi Pemilihan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Dalam Kantor (RDK). Rapat dilaksanakan terkait pembahasan kondisi bencana alam di 5 (lima) Kecamatan di Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Tahun 2020, acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua KPU Harmain disaksikan Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah beserta Jajaran Sekretariat di Aula Rumah Pintar Pemilu KPU Provinsi Kalimantan Tengah. Hadir dalam pembahasan Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah Siti Wahidah dan Edi Winarno, dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Provinsi Kalimantan Tengah Catur Wiradi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalimantan Tengah diwakili Rita Suryastuti. Acara diawali dengan pengantar dari Ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah Harmain dilanjutkan paparan dari Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah Divisi Hukum & Pengawasan Sapta Tjita, Divisi Perencanaan, Data & Informasi Wawan Wiraatmaja, dan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat & SDM Eko Wahyu Sulistiobudi. Terkait kesiapan apa saja guna menghadapi atau mengantisipasi bencana alam dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Tahun 2020. Adapun, tujuan diselenggarakan RDK tersebut antara lain :

  1. Meningkatkan kapasitas dalam penyelenggaraan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dengan mengoptimalkan informasi BMKG;
  2. Memberikan impact positif terhadap upaya menyamakan pemahaman dan gerak untuk mendapatkan point-point strategis arah kebijakan dan sasaran penguatan kapasitas dalam konteks penyelenggaran tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tahun 2020.
  3. Mempertemukan inovasi dan gagasan yang baru dengan kebijjakan program dan anggaran guna mengefektivitas penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah. Seperti yang dikatakan Kepala BMKG Catur Wiradi, bahwa kemarau tahun ini lebih basah dan tetap harus diwaspadai adanya 30% daerah yang berpotensi mengalami puncak kemarau lebih kering dari basahnya. Sedangkan Harmain mengatakan bahwa untuk menghadapi realitas tantangan dalam penyelenggaraan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dengan mengoptimalkan operasional dan keterbatasan sumber daya, BMKG terus menginformasikan yang akurat sehingga menimbulkan menetapkan alternatif-alternatif guna mendukung tahapan penyelenggaraan.(Rif)

Posted in Berita on Jul 17, 2020